Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2019

Pernikahan berlapis Perak

Tanggal 17 April 2019 tanggal keramat bagiku, karena hari Rabu itu usia perkawinan kami sudah 25 tahun.. Alhamdulillah penuh syukur kami mengenangnya, ulang tahun perkawinan saat kami sudah berkumpul lagi di Padang kota tercinta, yang tak kalah penting juga hari itu adalah hari libur nasional karena Pemilu Pilpres.

Aku biasanya selalu posting tentang Wedding Aniversary kami ini, tapi saat itu aku tak berselera tak semangat, bukan juga karena lupa, tapi karena terganggu pilpres kali ini, apalagi setelah melihat hasil Quick Count, Capres dan Cawapres kami kalah di QC... aku down, lemes dan tak percaya setengah mati.

Suami-ku menyabarkanku katanya jangan terbawa emosi, Allah SWT tidak tidur kita berdoa dan berdoa moga yang terbaik untuk negeri ini,  suami ngajak jalan, akhirnya kami bertafakur mengenang perjalanan pernikahan kami di Pekanbaru- Riau,

Tapi sudahlah, saya akan menulis tentang serba serbi Pilpres tahun 2019 ini nanti.



Pernikahan  berlapis Perak
(tahun ke-25 Pernikahan kami) 
Orang bilang tembok cina itu panjang dan luarbiasa
tapi pasti lebih panjang kisah hidup kita ya Han.
Rasa yang berbagai rupa sudah kita kecap
jalan yang panjang, jalan yang indah berliku, 
jalan rusak, jalan berbahaya 
dan jalan tak tentu arah sudah kita tapaki
dan kita selalu dan selalu berdoa, berikrar dan berikhtiar 
bahwa dirimu tempat ku bersandar 
dan dirimu akan bersandar pada-ku
kala suka dan duka dan saat kita menua sebentar lagi.
selama hayat dikandung badan
selama kita masih bersama

Doa kita:
Allahumma innii-a’udzubika minal-hammi, 
walhuzni, wal’ajzi, walkasali, walbukhli, 
waljunbi, wa dhola’idaini, wa gholabatirrijali

Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu 
dari segala yang menyedihkan dan menyulitkan, 
dari rasa lemah dan malas, 
dari rasa bakhil dan penakut, 
dari lilitan hutang, dan dari penindasan orang.

perkenankan doa-doa kami Yaa Rabbana
Aamiin




  

Jumat, 12 April 2019

Kembalinya Blog-ku

Assalamualaikum WW
Sudah lama sekali tidak menulis disini, sudah bertahun, sebabnya karena kunci blog ini ilang dari pikiranku, hiks.... (mungkin krn lelah atau faktor U... hehe)
sepertinya aku sudah lupa fitur2nya nih, baiklah ayo coba2 lagi, bersih2 lagi, klik-klik lg,... ondemande alah banyak lawa-lawa, kapindiang jo kapuyuak bagai di blog-ini ..ihhh 😂😎
Ada banyak curhat yang mau dituang disini, pada belum tau kan kalau saat ini aku bertugas lagi di Padang Sumatera Barat, ya saat ini aku sudah bertugas di UIN Imam Bonjol Padang tepatnya sebagai Kepala UPT-TIPD, nah kisah ini salah satunya, trus.. tentang aku berangkat tugas haji tahun 2014 dan 2017 dan 2018 ..eh iya tugas haji pertama tahun 2011 (sudah aku tulis di blog ini),  sungguh luar biasa anugerah Allah SWT terhadap hidupku Alhamdulillah, ada yg penting nih tentang Pilpres dan serba serbinya ditahun 2019 ini, oiya.. mundur beberapa tahun kebelakang mau nulis juga saat aku traveling ke Korea Selatan, Jepang, bbrp negara di Eropa Barat (Zurich, Paris, Belgia, Belanda, Swiss) Vietnam, Kamboja, Singapore dan ke Malaysia (ke Malaysia sdh yg ke 8 kalinya)  sebenarnya mau ngumpulin cerita selama aku kerja di Jakarta tentang  monev ke daerah, karena perjalananku sudah ke 30 Propinsi di Indonesia dan masih sisa 4 Propinsi lagi.. yayy... (tapi masih ingat ga yaa) 
Mulai dari mana dulu yaa... wahhh.. pengunjung blog-ku ini ternyata sudah 24 ribu lebih...  wow..

Jumat, 06 November 2015

Rekayasa Galau

Ada ada saja yang membuat rasa tidak enak dihati, rasa tidak nyaman itu saat kita dengar apa kata orang tentang diri kita, trus bagaimana, apa kita harus memikirkan omongan orang tersebut berhari hari, sampai perasaan jadi galau?, atau berkeluh kesah dengan kawan, atau suami?, atau kebiasaan kita berkeluh kesah di medsos?.. bolak balik me-nimbang2 apa langsung mendamprat atau mikirin gimana cara balas perlakukan mereka? wasting time ga tuh??, hehehe...
Tidak usah, ga perlu dipikirin, anggap kecoa yg lewat, tapi... memang tidak mudah mengabaikan perasaan yang sedang galau itu,
Misalnya begini nih, eiih sebenarnya yang galau itu sayah hehe, tapi percaya gak, kalau saya udah enjoy dan berhasil enjoy yang sebenarnya .. nah tulisan ini sekedar berbagi untuk para galawers, :) 





Beberapa hari ini perasaanku ga menentu, terpengaruh oleh sikap atasanku dan staf-ku, selalu berulang keluh kesahku, kenapa mereka begitu jahat padaku, apa karena sikapku yang salah kah makanya mereka begitu? Aku mendadak cengeng dan berkeluh kesah, Ampun ya Allah…


Dikantorku Alhamdulillah ada kesempatan untuk berangkat ke Saudi selama 10 hr utk monitoring, kegiatan ini dilaksanakan selama musim haji, atau sebelum kepulangan Jemaah, biasanya diruanganku yang berangkat gantian, diantara Kabag, Kasubag dan Bendahara atau yang ditunjuk atasan. 
Dan aku sudah menyampaikan keinginanku untuk diikutkan dalam rombongan itu, dan Kabag ku ngomong kalau anggarannya belum ada, belum dapat izin dari pak ses dll, okelah itu masalah anggaran berarti tunggu mukjizat hehe


Teruuuus, bbrp hari ini aku dengar kabar kalau mrk akan berangkat hari sabtu minggu depan, saya ternganga, lah kok saya ga diajak, dan yang berangkat itu itu juga orangnya, (yang berangkat tahun lalu) kabag, pak ses, bendahara dan kasubag peren.., saya tersedu, sambil istighfar...  
Ya sudahlah itu ujian untuk saya, dan belum ada izin dari Allah, tapi adalagi kejutan lebih dahsyat, salah seorang kasubag nya ga bisa berangkat dan dia bilang saya aja yang gantiin dia karena dananya ada, tapi pak kabag malah ngomong daripada saya yg berangkat biarin seatnya kosong, dan uangnya dikembalikan ke-negara Astaghfirullah... hatiku langsung beku dan mati rasa  
Ayoo kurang menderita apa saya bukan?? Saya sedih, sangat sedihnya saya putuskan pulang cepat hari jumat itu, saya akan menghibur diri, saya pun sdh ada rencana untuk refreshing berdua suami ke puncak, nah lebih baik dipercepat….


Alhamdulillah, saya sadar cepat, sedih saya berkurang, saya bersyukur karena ujian dari tuhan hanya seperti ini, saya harus terima, pasti ada hikmah dan kejadian yang lebih membuat saya bahagia setelahnya, InsyaAllah… Aamiin…


Hari Jum’at sebelum saya pulcep itu saya masih sempatkan diri ke ruang kabag saya, bukan untuk konfirmasi ttg keberangkatan ke Saudi, tapi tentang pekerjaan dan saya Alhamdulillah tenang, kita ngobrol tentang tugas dan kerjaan yg hrs diselesaikan segera , biasa saja sikap saya, saya berusaha ikhlas dan tidak dendam, saya berlagak saya lagi memberi atasan saya hadiah, berupa kesenangan bathinnya karena telah membuat saya menderita, padahal Alhamdulillah saya tenaaang, masih syukur ujian untuk saya hanya kecil dan cemen begitu.


Dan kedua, sikap staf saya, biasanya tiap pagi kalau dia nyampe kantor langsung keruang saya dan salaman, sudah dua minggu ini berubah drastis, tiba2 dia gak mau negor saya, kalau pun saya lewati dia , dia pura2 sibuk atau pura2 ga liat, aduuuh, apalagi ini?

Saya akan galau kalau bawahan yang berubah sikapnya, saya akan sibuk instropeksi diri, tapi beneran saya ga pernah membuat kesalahan yang saya sengaja, saya pikir ini pasti karena fitnah, wallahu’alam


Saya mulai puter otak bagaimana saya bersikap?, balas cuek, atau maafkan saja? Dan tetap bersikap biasa nah saya putuskan untuk bertanya langsung, tapi belum ada kesempatan dan atau mulainya gimana, aduuh ada2 saja..

Kemaren saya coba cuek juga, ga negor dia aduh ga enak.., saya mah orangnya ga begitu. Ahh biarin ah, barangkali dia lagi ga mood, lagi bête liat muka saya, atau emang saya dianggap nyebelin, biar ajaa…,


Sekarang saat nulis ini, sudah saya tentukan sikap, saya akan bersikap seperti biasanya, sikap sebagai atasan ke bawahan, tetap memperhatikan tugas dia, tetap professional dan anggap saja ujian hidup, badai pasti berlalu, kalaupun keadaan ini karena fitnah, pasti akan ada penjelasannya, mudahan Allah SWT membongkar semua fitnah tersebut.
 

Lap. Banteng 21 Okt 2015

Selasa, 14 Juli 2015

Usia Emas (Murni 24 Karat)

Alhamdulillah, Puji syukur dan terimakasih kuhaturkan kepada Allah SWT karena sampai hari ini masih berada di duniaNya ini untuk beribadah dan beraktifitas dan juga untuk menikmati anugrah Tuhan yang luar biasa untuk diriku ini

Sudah niat jauh-jauh hari untuk menulis di Blog ini untuk moment 7 Juli 2015. ada apa dengan tanggal tersebut?, itu tanggal keramat ku, hari lahirku.. , tapi ada apa? biasa aja kan? tiap tahun ada yang berulang tahun?, tidak, ini beda, karena pada tahun ini aku berumur 50 tahun (lima puluh)... hmmm...  untuk sebagian wanita umur adalah salah satu hal yang harus dikempit rapat rapat, ga ada yang boleh tau, tapi buat ku ini harus digelar lebar lebar biar semua tau, paling enggak yang muda2 agak lebih santun kalau ketemu aku aaahaha..

Terus terang aku belum ikhlas untuk berada di usia segini, padahal bak kata orang 50 tahun adalah usia emas, ihh menjengkelkan, emas apaan, ini tuh usia memasuki masa tua, keriput, tak berdaya, tak menarik, lemes dan usia untuk dikasihani, ahh beragam galau beredar saat ini disekelilingku, bener-bener belum ikhlas! sebel!...  

Ampuun dah diriku ini, aneh ya.., ikhlas ga ikhlas ya harus diterima, harus diterima usia setengah mati ini, uh eh maksudnya usia setengah abad ini..., oke baiklah.. aku usahakan untuk ikhlas hehee...

Hari selasa tanggal 7 Juli tahun 2015 itu aku sudah 50 tahun, aku menulis hari ini tanggal 14 juli, jadi sudah 50 tahun 7 hari usiaku, truss... oiya saat aku masuk umur 40 tahun, perasaanku juga galau seperti saat ini, tapi tidak separah yang sekarang hiks..

50 tahun itu beda.., 50 tahun artinya kita sudah mulai bergerak cepat untuk menuju 60 tahun.. huuaaa..huuuaa, 60 tahun?? saat 60 tahun nanti, adalah saat manusia disebut manula, manusia lanjut usia... busyet bener dah..., nyebelin banget.. tapi apa boleh buat takdir ini harus kuterima, hehe.. keciiaan

Subhanallah, ampun Tuhan, aku tak bersyukur padaMu, nikmat apa lagi yang aku dustakan??, sudah diberi umur yang begini panjang, kesempatan yang luarbiasa, kesehatan yang baik, keluarga dan teman yang sangat perhatian, pekerjaan dan rezeki yang cukup untuk ku dan keluargaku, semua itu karena aku berada dalam rangkaian usia ini,  Terimakasih Allah, maaf aku meragukan rahasiamu terhadap usia ku ini.

Diusia yang sangat matang diambang ketuaan ini, aku harus lebih bijak, harus lebih mendekat padaNya, InsyaAllah, tapi by the way, kok di usia emas ini sama aja rasanya saat usia 40-an ya, masih senang olah raga, masih suka dandan kok, masih suka fashion, masih suka selfie :)  masih suka becanda di sosmed, masih suka traveling, klu diajak hiking atau caving sepertinya masih sanggup nih, sepertinya masih bisa mencintai dan dicintai hohoho ayoo jangan nakal, udah tuir!!.   

Beberapa keuntungan menjalani usia setengah abad :
  • Kalau rambut udah memutih, ga perlu disemir lagi, lahh.. karena udah masanya..
  • Kalau ada kulit mengkerut alias keriput ga perlu risau, emang saatnya..
  • Kalau bobot badan jadi naik, biarin aja.., emang mau diet?,  mikiir.. metabolisme udah menurun , upss tp harus jaga makan, ingat metabolisme udah berkurang, ingat solusinya jaga asupan makan.
  • Kalau berdesak2an di bus atau dikereta api akan ada yang nawarin duduk, walaaah hehe.
  • Kalau salah kostum, atau salah tingkah gampang ditolerir, maklum udah berumur kik kik kik..
  • dan lain sebagai nya.. 
yang harus diperhatikan di umur keemasan ini adalah:
  • Walaupun mulai menua, ibadah jangan ikutan turun, malah harus ditingkatkan, karena udah mulai dekat ke liang kubur bukan??
  • Kebersihan, kerapihan serta harum mewangi tetap dijaga
  • Jagan sampai nyinyir.., jangan sampai dibentak krn nyinyir hiks..
  • Otak harus dijaga, harus diasah terus, karena tanda tanda pikun sudah menampakkan diri.
  • Tetap kreatif dan jalin silaturrahmi dengan banyak orang.
  •  Tetaplah merasa muda, karena dengan merasa muda akan memotivasi untuk terus mengembangkan diri.
  • Berfikir positif. adalah kunci panjang umur
 Selamat ulang tahun ke 50 untuk diriku, semoga menjadi umur yang membawa berkah, Aamiin..




#Ikatlah ilmu dengan menulis


Kamis, 19 September 2013

Babay.. Zona Aman.. jilid-2


Alhamdulillah, ada sinyal mood... langsung ketik ketok, ... Jadi maksud tulisan di Bye Zona Aman sebelumnya, eh ada maksud dan tujuan nya nih.., adalah... ingin lanjut berkisah... waaahahaha...

Setelah 2 tahun kerja di Kementerian Agama, tepatnya tempat tugas saya di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebagai staf pelaksana, saya menikmatinya, saya benar2 kerja bak CPNS, saya seperti ber-reinkarnasi  ke 20 tahun yang silam, urusan surat masuk surat keluar dan mendistribusikan surat adalah keahlian saya hehe..., baru saya pahami, ternyata urusan administrasi dan menata surat sangat tidak sepele seperti yang saya bayangkan dulu saat saya menduduki jabatan, ada surat yang tidak ketauan rimbanya saya ngamuk dan panik, nah sekarang saya jadi mengerti makna sabar , dan makna memahami berbedaan setiap individu. 
Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil tatkala saya kembali jadi staf, saat itulah saya bisa mengamati sifat dan tingkah laku orang, saya jadi lebih mengenal bagaimana tipe pejabat, saya berkesempatan jadi pengamat, orang dengan tipe begini, usia sekian dengan jabatan tertentu itu ada ciri khasnya, kadang2 dari ngobrol beberapa saat dengan mereka saya sudah bisa menebak tipe dan tabiat mereka, menurut versi saya sih.... 
Sisi buruknya jadi pengamat otodidak ini adalah, saya suka menjudge org kalau orang ini tipenya begini begitu, trus saya jadi suka menghindari orang yang saya kira sifatnya kurang pas dengan saya, sampai2 saya tidak mau ikut kegiatan2 atau rapat2, apalagi kalau kegiatannya di luar kota yang harus nginap di hotel, gak banget, saya sering bolos dari kegiatan tersebut parah emang. eh tapi mungkin ini karena ada satu kesalahan saya yang tidak bisa saya maafkan, walaupun kesalahan itu sama sekali tidak merugikan orang lain, tapi saya merasa itu kesalahan yang sangat konyol , yang akibatnya yaa itu tadi, saya jadi membatasi bersosialisasi dengan teman2 kantor..., untungnya saya cepat menyadari, Sudahlah, berbuat salah itu manusiawi toh??, saat ini saya mulai memaafkan diri sendiri dan berusaha memperbaikinya.  
Intinya..., nah.., saya menikmati sebagai staf, saking nikmatnya menjadi staf bobot saya naik 7 kilo, hahahaaa.. gilaa benerrr...,  saat saya pulang kampung, tetangga pada begong, hampir tidak mengenal saya... ampuun....
Tapii... ternyata tidak boleh berlama-lama menikmati kenikmatan ini, saya sudah harus keluar dari Zona Aman sebagai seorang staf  TU  ke zona yang lebih menantang, baik lah...

Akhirnya nasehat untuk diri ini adalah :  Setiap kejadian, baik atau buruk pasti ada hikmahnya, bersyukurlah , bersyukurlah...,    

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
(Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban ) 
 Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?

Izinkan aku mengutip kata2 cantik penuh makna dari sang Motivator :
Apa pun kebesaran yang ingin Anda capai, harus dimulai dari diri Anda sendiri.

Sulit atau mudah, itu hukumnya.

Jangan mengeluh, jangan menyalahkan orang lain.

Telah banyak orang yang lebih lemah dan kesulitan daripada kita yang berhasil.

Jangan sampai kita ditanya:

Sesungguhnya kekuranganmu itu apa lagi?

Mengeluh tidak memperbaiki apa pun.

Yuk, kita bergerak. Masih banyak yang harus dilakukan sebelum kita menjadi terlalu tua untuk bekerja.

Mumpung masih muda, mumpung masih kuat, kerja yuk?!

Mario Teguh – Loving you all as always

 

Bye...Zona Aman

Assalamu'alaikum WrWb..
Sudah lama sekali tidak silaturrahmi dengan valuta kasih ini, ....ampir lupa kuncinya ditaro dimana... hadeuh, malu rasanya kalau bilang ga ada waktu, padahal memanage waktu ini yg benar-benar salah, sudah seminggu ini setiap malam sebelum tidur selalu teringat untuk nulis lagi, rasanya sudah nyesak didada  ingin berbagi rasa, berbagi galau, berbagi syukur  dan berbagi semua pada  valuta kasih.
......
Andai engkau tahu betapa ku mencinta
Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta
Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Hehehe... sambil bersenandung lagunya Afgan , kumulai ketik ketok keyboard komputer ku,.. begini kisah-nya jiiaaahhh....
Seperti yang sudah kukisahkan di blog ini bertahun lalu, eh maksudnya satu-setengah tahun lalu, aku hijrah ke Jakarta karena ikut suami, dan karena kepindahan ku ini atas permintaan sendiri alhasil jabatan di tempat asal harus lepas, baliklah aku jadi staf di tempat yang baru, semua konsekuensi ini sudah kami diskusikan dengan suami, demi berkumpul dengan keluarga, aku ikhlas melepas jabatan eselon 3 ku, demi dekat dengan 'Han'- suami tercinta.
Proses pindah ku ini memakan waktu 2 tahun, karena instansi asal ku saat itu belum bersedia melepas aku, ....singkat cerita aku sudah berkantor di Jakarta, cihuiii sekantor dengan pak Menteri heheheh.....
  • Mulai berkantor tanggal 1 Juni 2011.
  • Tanggal 2 libur (kenaikan Isa Al-Masih).
  • Jum'at tanggal 3 ikut test petugas haji di Pondok Gede. 
  • Sabtu dan minggu libur.
  • tanggal 7 Juni 2011, hari senin aku ga masuk kantor karena sakit.... wkwkwkw... payaah.., iya aku sakit demam , demam karena kelelahan , sebelumnya dua hari dijalan menuju Jakarta bawa mobil, jadi karena cape, aku tepar..., 
Truss..... bulan September sampai Desember tahun 2011 aku tugas di Jeddah Saudi Arabia, Januari 2012 kami bertahun baru di Bandung, aku bahagia setelah berpisah selama 2.5 tahun kembali bersama dengan suami, setiap jum'at sampai minggu kita mengunjungi tempat2 yang asik dan nginap, maklum orang dari daerah, saya dikenalkan tempat2 yang menjadi ciri khas Jakarta.
Bulan Februari suami tercinta ku yang satu2nya itu ditugaskan lagi di Padang - Sumatera Barat..,  Hua..huaaa huuaa...., masa aku susah payah ngurus pindah, harus terpisah lagi...?  aku ternganga, bingung, terjerembab, layu, gosong, berdarah-darah dan membusuk... karena terus terang aku belum tau Jakarta, kalau kekantor aku selalu diantar jemput suami, jadi aku ini bagaimana, bagaimana nasibku...?   teganya... teganya .... bagaimana mungkin aku bisa hidup dan bernafas tanpa belahan jiwa ...?

Selama seminggu aku belajar naik angkutan umum, mulai angkot, busway, bajaj, kereta api dan odong-odong hihihi...,  aku sangat bisa nyetir, tapi dasar suami yang rasa cemasnya sudah stadium 20, maka aku ga boleh nyetir di Jakarta ini.. wheew....... ga apa apa , daripada beliau mati berdiri dengar aku nyetir , mobil disimpan rapih di basement ajah.

Baiklah.., Aku takkan mengeluh, perang ini harus dihadapi, belantara ini harus diterabas.., Jakarta tak kan ku taklukkan, tapi kan kujadikan rumah tempat ku berlindung, Tuhan akan melindungiku, Allah SWT maha pengasih maha penyayang, apa lagi yang ku takutkan...?
  

Lapangan Banteng Barat  19 September 2013


Minggu, 12 Mei 2013

"My Kerudung Day"

Assalamualaikum WW.
Apa kabar pembaca... Semoga sehat sejahtera ya... oiya.. Hari Selasa kemaren tanggal 7 Mei 2013, sedikit istimewa buat saya, istimewa suasana hati, istimewa karena penampilan saya, sekaligus istimewa keribetannya, istimewa juga buat teman-teman saya (??), setidaknya istimewa yang terasa oleh diri sendiri.
Kenapa istimewa..? eheem., karena pada hari Selasa itu saya berangkat kantor dengan gaya yang berbeda, saya memakai kerudung panjang ala Hijaber yang terlihat merubah penampilan saya, teman2 kantor banyak yang pangling, heii.. kamu kok beda sekarang??, apa karena tidak berkaca mata?? demikian komentar teman-teman yang laki-laki, tanggapan teman wanita tak kalah hebohnya, saya sangat menikmati hari selasa itu, menikmati ribetnya dan menikmati galau hati kalau penampilanku akan membuat kacau lingkungan kantor saya.... ahahah. lebay..
Saat itu saya lagi keranjingan mencoba pakai gamis dan kerudung panjang (pashmina), beberapa bulan sebelumnya saya rajin browsing dan menonton youtube tentang tutorial menggunakan kerudung, saya tau pasti terlalu berlebihan untuk orang seusia saya menggunakan kerudung ala anak muda itu, yang hanya dililitkan, disampirkan , acak dan tak beraturan, tapi karena wajah model peraganya proporsional tentu saja terlihat pantas dan cantik, sedangkan wajah saya yang bulat dan tidak simetris ini pasti terlihat menyeramkan kalau dililit pashmna, tapi apa boleh buat, gambaran dan angan2 untuk menggunakan hijab yang dililit sederhana itu sudah tertanam dibenak saya, dan dalam padangan saya pasti akan terlihat lebih bergaya dan lebih modis eheh...,
Kenapa kok jadi kepikiran merubah gaya..?, begini ceritanya, di kantor,  saya seruangan  dengan seorang model busana muslim, Lulu El-Hasbu, foto fotonya bertebaran di majalah wanita, setiap ke kantor dia memakai baju panjang dan memakai kerudung dengan berbagai model, sudah lama dia menyarankan saya ganti gaya, tapi seperti biasanya saya bilang ahhh..! tidak cocok untuk seumuran saya..
Suatu waktu saya ke Mall, tiba-tiba mata saya tertuju pada seorang wanita yang penampilannya elegant wuihh pokoknya good looking, umurnya kira-kira 50 - 55 tahun, penampilannya tidak berlebihan, kerudungnya itu yang menarik perhatian saya, bergaya hijabers, manis sederhana dan tidak janggal dipakai untuk wanita paro-baya seperti saya ini, sejak saat itu pikiran saya tidak lepas dari baju gamis dan kerudung pashmina tersebut, saya harus coba, dan bersamaan pikiraan tersebut saya langsung merasa  bosan dengan penampilan saya yang monoton selama belasan tahun ini , So.. why not, ayo berkreasi.,..
Saya mulai browsing internet, youtube dan mencari model dan cara menggunakan kerudung melalui Blog dan juga majalah-majalah,  setelah dapat gambaran saya keluarkan gamis2 saya yang selama ini hanya menuh2in lemari saja,  dan ada beberapa yang saya beli, saya juga beli kerudung berbagai corak dan warna, setelah pulang kantor istirahat sejenak, saya mulai mencoba beberapa gaya yang saya tonton di youtube.
Beberapa hari mencoba dan menjajal beberapa gaya, berakhir dengan hasil yang mengenaskan, saya menyesali wajah saya yang bulat dan tak beraturan weeww..., Astaghfirullah..berani-beraninya saya menyesali ciptaan Tuhan.. maaf Allah-ku, aku tetap dan selalu bersyukur atas nikmatMu selama ini. 
Pasti ada jalan keluarnya, pasti ada cara untuk memuat wajah saya terlihat okey dengan kerudung ini, sebulan sudah saya tanpa lelah mencoba dan mencoba, sampai pegal tangan saya melilitkan kerudung di kepala ini, tapi karena di benak saya selalu dan terlanjur terpikir untuk terlihat lebih beda makanya saya tak kenal lelah ber-eksperimen.., akhirnyaaa.... yaa akhirnya suatu hari saya mendapat cara agar wajah saya tidak terlihat aneh atau terlihat sedikit manusiawi heheheh... hmm lumayan lah.
Awalya saya hanya mengenakannya di sekitar apartement, kemudian saya beranikan memakainya  saat jalan ke Mall dan ke Tenabang,  memang gak nyaman karena terasa longgar sana sini, setiap saat selalu ingin memperbaiki, kalau ada kaca sedikit saja tidak saya lewatkan untuk mengoreksi kerudung saya hehe iya donk..., dua minggu saya berkeliaran dengan style baru saya, adik ipar paling mendukung penampilan baru ini, karena dia memang sudah lama menyarankan saya merobah gaya kerudung saya heheh.. sebegitu parah dan kuno kah penampilan saya selama ini.? Suami saya..? awalnya kaget dan gak mendukung tapi akhirnya pasrah dan terserah saya katanya, di support donk Han..., yakinlah lama-lama pasti binimu ini InsyaAllah terlihat lebih maniees.... huuaahahah...

Nah tanggal 7 Mei 2013, saya tetapkan sebagai "My kerudung day" karena untuk pertama kalinya berangkat kekantor dengan penamplan baru, ehh maksudnya model kerudung baru.

Tamplan sebelum Make-over

Jumat, 12 April 2013

PIN Keramat

Tulisan ini dulunya dikirim ke milist alumni SMA 2 Padang angkatan 84 , yaitu PALAM (Persaudaraan Alumni Lapan Ampek) yang didaur ulang dan di edit disana sini.
Di kirim ke milist dengan maksud menambah kontak di Blackberry saya yang pada saat itu baru dibeli, hasil usaha konyol ini tidak sia sia , dalam waktu singkat kontak saya langsung banyak tidak terperi...heheh.
Maksud lain menayangkan nya kembali adalah untuk mengumpulkan tulisan saya yg terserak untuk di patri di Blog ini,
Maaf , saya menulis dalam bahasa Padang , bahasa yang sangat fasih saya ucapkan, pembaca yang tidak mengerti tolong dipaksakan untuk mengerti sebisanya, andaikan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, saya yakin hasilnya akan kacau berantakan, minyak abih samba tak lamak… nah loo
Tanpa banyak mukaddimah inilah...…


Assalamualaikum WW
Baa kaba kawan2.?, semoga sehat, bahagia , dan selalu dalam lindunganNya.. Amiin Ya Rabbal Alamiin,---- Minal Aidin Wal faidzin..
Kawan2 yang sangat denai sayangi dan muliakan , denai bari tau dengan segala kerendahan hati, klu denai lah bali bebe baru … uuhuuiii..!!
Akhirnyo denai punyo ‘Pin’ juo..., denai bali bebe ko karano tiok sabanta dan banyak bana nan batanyo ..."bara pin !! ", tiok dijawek baraso indak punyo bebe, macam2 sae tanggapan sanak jo handai tolan denai tu, ado nan sakik paruik, ado nan marabo, ado pulo nan ka-malapor gai ka pak polisi .. ===ah yang benerrrr===... iya bener.. ini emang lagi lebay.com....
Denai kadang2 sampai uju gai manjawek : hape wak lah tigo tuk ka'a pakai bebe pulo.., onde monday tuesday indak juo mangkuih jawaban denai tu ..,” kuno,.. jadul,.. kuper,.. antu balau,… tungau ,…. katidiang, …malinkundang dll, ..ampun ambo .., antah apo lah bahaso nan kalua dek bangih ka denai..,denai danga se dengan pasrah..(Masalah buat lo..???, )

Setelah bertahun2 (cieee bertahun tahun.. kudok lah tahun tuw.. hehe..) dengan jumawa dan cuek selalu denai jawab .., EGP... aku ga' ikut2an korban trend'... (sst...padahal pitih tu bana nan sayuik..)
Tapi apa mau dikata, nasi goreng sudah jadi bubur, hari berganti, tahun berlalu.., anjing menggonggong kafilah berlalu (eh kama tuw...) ...wakatu barayo karumah etek di depok, baliau tibo-tibo batanyo :

  • Bara Pin kau nak...??
  • Walaaah etek ..., Sorrriii Tek.., indak musim Pin tu kini do.., hare gene masih tanyo Pin..... ???
 Sabana mamburansang etek denai, (antah berang atau galak indak bisa mambedakan nyo lai)
  • Kalau di Jakarta ko jan cubo-cubo pulo indak punyo bebe, bisa baliak lantun kau ka Padang tuw,       kecek  liau..,
  • Ampun etek tercinta.., jangan bangih-bangih coitu donk tek.., sagan wak ..jadih manah tek, bisuak denai jua sawah ladang gak sakuduang tuk bali bebe...
  • Mati karancak'an kau mah.., kecek etek denai nan trendy tu.., hik hik..,

(Etek denai tu alah pensiun, tapi bagaya lo jo bebe.., ck..ck..ck.. )

Akhir nyo luluah juo ati ko, lah bapikia sahabih pikia, lah baetong kepeang nan samiang ko, lah barundiang ditangah rumah, batanyo suok kida ..beli deh...!!
Papa mama yang jauuh disana.., anakmu yang sangat memujamu karena kesederhanaan mu, karena mencintai dan berkorban utk ku yang selalu berseru jadilah anak yang baik , berguna utk Agama Bangsa dan Negara..,hari ini anak mu ini akhirnya punya PIN..!!, Subhanallah…, aku kan selalu berdoa, semoga mama-papa bahagia disisiNya amiin, .

Nan jadi masalah kini ko, baa manggunoan bebe ko.., Pin ko untuak kaa.., antahlah..,, bialah batanggang samalam ko baraja mautak atiak bebe ko,
kalau kawan2 berkenan.., agiah tips dan trik manggunoan bebe ko dih.., mudahan jadi pahalo dan berkah utk kito sadonyo.. amiin.
ADD PIN AKU YA....., xxixi... 27F42070

bebe = kependekan dari BlackBerry (..sia tau ado nan labiah andia dari denai .. hehehe..)
Banyak maaf yo kawan, kok ado nan bangih atau tasingguang jo tulisan denai ko, denai bukan bermaksud uju, ongeh jo riya , tapi sekedar berbagi rasa bahagia sae, dek kini bisa manjawek tanyo tentang PIN nan kiramaik tu
Wallahualam bissawab....Wassalamu’alaikum ww..

AFIFAH KAMARUTTAMAM
Kalibata-City 11 September 2011



Assalamualaikum WW,
On-day , monday, tuesday..., ampun baribu ampun kawan..,maafkan denai..., dek lah tangah malam mangetiknyo , mungkin lampu togok kurang minyak, atau mato nan lah lunak, PIN kiramaik denai ko kiro nyo salah..! salah ..!, salah...!, awak lah sajak subuah mangamek manunggu kok lai ado nan bersedia me Add PIN kiramaik ko , tunggu punya tunggu , indak juo ado nan masuak, lah mancebek jo mambarunguik sajak pagi
... sambia mancuci bacigok juo barang ko, halah halah..., indak juo ado nan masuak, indak surang juo umaik Palam ko nan peduli, alun punyo bebe kawan kawan ko gak ti, atau mungkin damam bebe denai ko ndak.., mukasuik ati ka pai ka kadai tu baliak, kok mangicuah gai nyo maagiah PIN ka denai...
Kato Uwan Han, ..saba selah,  yayang aneh2 sajo, ndak ado gai urang ba-publish klu bali hape tu do, norak bana yayang mah, malu-malu-in..!!!
Ditanyo PIN denai dek uwan :
bara kok iyo nomor pin tuw..,
semangat lah denai , pede abis manjawek,
tantu iyo apa, karano lah 12 jam maapa PIN ko.
 27F42070...Han..!!
Ow...owh. disitu latak kesalahannyo..,
sabana fatal sayang..!!
hah baa tu Han..???!!.
kiro e PIN denai ko 27F4207D… uiiihhh capede…
diulang kawan2 ==27F4207D== hurup D dibalakang nyo coy, indak nol doh...


Sekian , Terima kasih.
Wassalam

Minggu, 24 Maret 2013

Kesibukan di KAAIA Jeddah

Pengalaman saat bertugas di Jeddah Saudi Arabia selama 76 hari sebagai PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Indonesia tahun 1432 H/ 2011 M sampai saat ini masih sangat berkesan dan tak terlupakan. banyak cerita dan kisah yang hadir silih berganti, pasti ada cerita suka dan ceria, tapi tidak sedikit cerita duka yang menggerus hati, semua ada hikmahnya , pasti ada alasan yang bagus dibalik setiap kejadian, pasti ada hikmah dibalik duka.
Saat itu saya dapat tugas di Daker (Daerah kerja) Jeddah sebagai pelaksana keuangan, kantor saya berada dilantai II di Bandara KAAIA Jeddah, tugas saya di Daker adalah mendata kloter yang mendarat dan mencatat jumlah jemaah, asal embarkasi , mencatat kloter yang sudah diberangkatkan ke Madinah dll (jauh dari urusan keuangan wkwkwk), yah seperti tugas sehari hari dikantor di Jakarta, teman teman di daker berjumlah 10 orang sepertinya sudah kebanyakan penuh sesak tuh kantor, sementara teman sekamar saya ada 2 org lagi yaitu bu Widi dan bu Farah tugasnya di lapangan berbaur dengan jemaah, benar benar nelangsa rasanya jauh dari soulmate. setelah seminggu bolak balik dari hotel ke bandara, lama lama timbul rasa jenuh dan masa sih jauh jauh ke Saudi kerja kantor lagi, dihadapan komputer lagi...
Akhirnya saya minta ijin untuk tugas dilapangan berbaur dengan jemaah, karena kumpul lagi dengan teman sehati hidup terasa bergairah, assyiiik inilah tugas yang tepat buat saya, kegiatan saya menjemput jemaah setelah turun pesawat lalu mengantarnya ke ruang tunggu, mengantar jemaah yang tua tua ke toilet, memberi informasi fasilitas bandara seperti kamar mandi, cara menggunakan kran air, mushollah, arah kiblat, bank dll, ada yang minta antar beli pulsa atau cari makanan, kadang kadang bantu motret jemaah yang narsis hehe, lebih sering nguber jemaah yang nyasar ke kloter lain, yang paling saya nikmati adalah 'mengasuh' jemaah yang tua dan tidak didampingi keluarga, tidak berdaya dan terkesan terlantar Nauzubillah...(kesempatan bagus untuk melampiaskan rindu pada mama yang sudah disisi Nya dengan membantu mereka)
Calon jemaah haji setelah mendarat di KAAIA diistirahatkan sekitar 2 jam , mereka diberi makan dan istirahat sebelum diberangkatkan ke Madinah atau ke Mekah, saya mulai cari jemaah wanita yang perlu bantuan saya, dan itu sangat banyak, dalam satu kloter yang berjumlah lebih kurang 400 orang ada beberapa orang yang manula, tidak didampingi keluarga, tidak bisa jalan (pakai kiursi roda), banyak yang sakit, bahkan ada yang pikun, memang sangat memprihatinkan membuat hati saya iba dan trenyuh, tidak bisa disesali karena panggilan untuk ketanah suci saat usia mereka sudah menua.
Hari itu saya melihat seorang ibu berusia kira2 65 tahun, duduk di kursi roda , badannya gemuk, hanya duduk diam dikursinya, padahal yang lain sedang santap makan siang, saya hampiri dan tanya ..ibu sudah makan? dia jawab tidak selera makan, ibu mau ke toilet? dia jawab mau pipis tapi ga bisa jalan, baiklah saya akan urus ibu ini, beliau tdk didampingi keluarga, bisa dimaklumi jemaah yang lain tidak bisa diharapkan untuk membantu, karena sibuk dengan urusan mereka sendiri.
Kloter ibu ini akan menuju mekkah sekaligus umrah jadi harus mandi, berpakaian ihram dan sholat sunnat ihram, setelah saya ambil pakaian dan perlengkapan lainnya saya dorong ibu ini ke toilet, waduh ! kamar mandi penuh.., bahkan antriannya panjang, tidak mungkin untuk antri , saya ingat ruang tunggu jemaah haji dari Pakistan sedang sepi, saya minta ijin dan minta antar dengan petugas bandara wanita seorang arab ke toilet pakistan, walaupun disitu rame tp tidak seramai toilet jemaah Indonesia, akhirnya ibu ini bisa mandi dan berpakaian ihram, saya sampai basah oleh keringat saat memandikan, karena beliau tidak bisa berdiri karena asam uratnya kambuh, jadi harus diangkat, memakaikan pempers nya bener2 menguras tenaga, duh bagaimana nanti melaksanakan ritual haji ya.., tapi Allah SWT maha mengetahui keadaan umatnya, serahkan ke Allah saja urusan ini.., setelah mandi kami kembali keruang tunggu, beliau sholat sunat ihram dan setelah itu saya suapin makan.
Saatnya persiapan naik bus menuju Mekah, tiba2 ibu ini menangis memeluk saya, dia tidak mau berangkat, dia mau balik ke Medan saja karena merasa tidak sanggup melaksanakan ibadah karena keadaan fisiknya, dia menangis meraung tidak mau melepas saya, dan katanya dia mau naik bis kalau saya ikut menemani dia ke Mekah, petugas yang lain ikut kewalahan, sementara petugas Arab tidak peduli, mereka teriak2 menyuruh segera naik ke bus, menyuruh untuk mengangkat ibu itu ke bis, jadilah saat ibu ini digendong ke bis terjadi tarik2an, baju dan kerudung saya tidak dilepas sementara beliau sdh diangkat oleh 3 orang ke bis, hati saya ngilu kasihan sekali, saya jadi ikut menangis tapi tidak bisa apa2..
Perasaan ini mempengaruhi saya sepanjang hari itu, saya kerja sampai jam 3 dini hari dengan perasaan sedih, pikiran saya selalu ke ibu itu, bagaimana dia di mekah, bagaimana nanti di penginapan, bagaimana makannya.. jangankan untuk melaksanakan ritual haji, untuk ke toilet saja beliau harus dibantu, tapi sudahlah, saya mengibur diri dengan berdoa semoga semua baik2 saja, oiya bukankah ada petugas PPIH dan TKHI ada teman2nya dan tidak mungkin diterlantarkan.. , disana tanah haram , tanah suci, disana setiap doa yang sungguh sungguh akan dikabulkan, Allah sangat dekat dengan umatnya yang tak berdaya.
Bagaimana kabarmu ibu? semoga menjadi Haji yang mabrur.., semoga sehat dan bahagia sepanjang umur mu, Aamiin ya Rabb, sayang sekali saya tidak berkenalan lebih jauh dengan beliau sehingga saya tidak bisa melacak keadaan beliau.
Wallahu'alam bissawab
Suasana Ruang Tunggu Bandara KAAIA

Senin, 18 Maret 2013

Uji Teori

Pada tahun 2009 akhir saya mempraktekkan teori Afirmasi melalui gambar , jadi maksudnya saya mempunyai target dan keinginan yang benar benar ingin saya wujudkan , caranya adalah saya tempel gambar-gambar yang menjadi target di papan afirmasi, ini saya lakukan setelah saya nonton Talk Show Oprah Winfrey di Metro TV, saya ingin menguji keampuhan teori ini, selain browsing dan juga baca buku The Secret (Rhonda Byrne) saya juga meyakini teori ini, saya cari gambar yang cocok dengan afirmasi saya dengan mengguntingnya dari majalah dan brosur , saat itu saya menggunting mobil city car warna merah (ga tau mereknya apa), photo Ka'bah, Notebook Sony Vaio, buku berjudul keliling Eropah, gambar pressure cooker dan Gambar seorang model yang langsing menarik.

Saya sangat mendambakan mobil yang bisa saya bawa kemana saja, karena semenjak kami pisah kota dengan suami saya kerepotan pergi dan pulang kerja naik angkot. dan kalau saya punya mobil saya mau yang warnanya merah...
 
Photo Ka'bah, tentu saja sebagai muslim saya ingin menunaikan ibadah Haji.
Saya ingin memiliki laptop merek Sony Vaio, menurut saya sony vaio keren :)

Gambar buku berjudul Keliling Eropah  saya ingin mengunjungi negeri orang, terutama Eropah sesederhana itu saja keinginan saya


 Pressure cooker , alat untuk memasak

 Gambar Model yang langsing ... hehehe.. saya masih ingin lebih slim.
 Setelah mendapatkan gambar tersebut saya tempel dipapan afirmasi berukuran 30 cm x 20 cm , saya tata sedemikian rupa sehingga terlihat menarik untuk dilihat, papan tersebut saya gantung di didinding yang bisa saya lihat setiap saat terutama saat bangun pagi................

Subhanallah.., berkat yakin dan dilakukan dengan cara yang diajarkan dalam buku Quantum Ikhlas dan buku The Secret yaitu dengan cara bayangkan apa yang diinginkan kemudian bersyukur dan bersyukur (terutama setelah sholat saya selalu berdoa dan mengucap syukur atas rezeki yang telah diberi dan yang akan diberi-Nya) seakan akan keinginan kita sudah terkabul.

Satu persatu target saya muncul dan benar benar nyata, pada 19 Juli tahun 2010 saya bisa beli mobil berwarna merah Alhamdulillah..

tidak lama setelah itu saya memiliki Laptop merek Sony Vaio dambaan saya Alhamdulillah

Bulan Juni 2011 saya tiba2 diikutkan untuk test menjadi petugas haji , dan lulus, Alhamdulillah saya bisa menunaikan Ibadah Haji.

Model langsing.. hmmm karena ga sungguh sungguh untuk berdiet jadinya diet saya diet yoyo, kadang turun setelah itu naik lagi huh capedee..

Keliling Eropah, yang ini belum terlaksana, mungkin karena afirmasi dan gambarnya tidak spesifik jadinya ngawur, harusnya jelas tujuannya kemana , gituu...

Pressure cooker >> saya sudah pilih2 dan sangat bisa untuk dibeli tapi karena saya ga hobby masak jadinya batal saya beli heheh..

Kesimpulannya :
1. Dari 6 afirmasi tersebut sebagian besarnya sudah bisa saya capai,(Terimakasih Ya Rabb) dan sampai sekarang saya punya beberapa papan afirmasi yang isinya berbagai ragam gambar dan photo, kenapa tidak .., karena Allah adalah Dzat yang Maha Pemberi Rezeki, boleh dong kita meminta sebanyak banyaknya. "...maka mintalah rezeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepadaNya lah kamu akan dikembalikan." (Al-Ankabut: 17)

2. Kata kunci dari semua ini adalah Bersyukur , bukankah "orang yang bersyukur atas nikmat yang Allah berikan dijanjikan oleh Allah untuk ditambah ", seperti ditegaskan Allah SWT dalam Alquran Surah Ibrahim ayat 7.

Wallahu'alam Bissawab

Nah ini hasilnya..

.
Saya yang pake baju putih rompi hitam didepan kerudung warna pink
Saat bertugas di Bandara King Abdul Aziz Jeddah
.


Selasa, 06 September 2011

Kejutan (Anugrah ) yang maha luar biasa

Tanggal 27 mei 2011, hari Jum'at siang, saya dan suami siap2 untuk berangkat ke Jakarta, (karena saya pindah tugas ke Jakarta) teman2 masih rame dirumah, heboh hiruk pikuk karena semangat 'membantu' dan tolong menolong mereka sangat tinggi.
Oiiiyaa ..saya ingat belum cek hape, siapa tau ada telpon atau sms yg masuk,..ternyata bener, ada misscall 12 kali dari nomor yang sama yang tak dikenal , dan sms 3 kali isinya "tolong angkat telponnya", nah langsung saya balas sms tersebut..,
  • maaf ini siapa??.., 
Tiba-tiba saya ingat kalau nomor tersebut saya kenal, (hape saya baru beli sih, jadi ga nyimpan nama dan no hp) langsung sy cek di hape yang lain, Innalillah..mati aku.,ternyata dari orang penting di Jakarta, dari Direktur Keuangan Dana Haji (Calon Bos saya..), MasyaAllah.., saya kanget, sepertinya rambut saya berdiri tegak tak beraturan, bagai kawat busuk yang karatan..,langsung saya telpon balik,:

  • Assalamualaikum , maaf pak...
  • Salam.., gimana sampeyan ini !!, segera ke Jakarta..!, cek fax-nya segera..!!
  • Iya pak, saya berangkat malam ini, 
          maaf fax apa pak?
  • Sampeyan mo berangkat kemana malam2??,
          fax pemanggilan ikut test !!
  • Berangkat ke Jakarta pak, ok pak saya cek, 
          maaf pak, test apa maksudnya pak ?
  • Untuk diberangkatkan ke Saudi , sudah !!.., klik!!
Telpon ditutup, saya makin bingung, apa maksud calon bos saya itu?, saya nekad telpon balik, sebelumnya saya tunggu 5 minit biar si bos ilang jengkelnya.. hihi... (beliau kesal karena saya ga' kenal nomor hape nya)
Saya telpon lagi setelah tarik napas,.... Bismillahirrohmanirrohim
  • Ya..!!
  • Maaf pak maksudnya apa pak ke Saudi...?
  • Sampeyan sy tugaskan ke Saudi Arabia, tapi test dulu,
Hah ... saya khawatir jangan2 kuping saya blong kronis duh.. saya salah dengar kah?..
  • Sdh , sampeyan harus sudah di kantor tgl 31, jemput nomor ujian dan siapkan diri
  • Eh.., apa??.., iya pak, maksudnya saya tugas haji pak?..ngaco lu pak, eh maap..., mmm..sa.. saa..saya nangis dulu pak, nanti boleh saya telpon lagi pak ?
  • Iya silakan.. klik..!!.. hening...

Untuk beberapa detik saya terpaku dan terpukau, baru ingat untuk Sujud Syukur ...
Ya Allah ya Rabb.., bagaimana menyampaikan terimakasih dan rasa syukur ini padaMu..
Aku menangis karena kejutan ini dan rasa syukur yang tak terhingga ini...
Saya yang mau akan masuk kantor di tempat baru sebagai pegawai baru tgl 1 juni 2011 diikutkan untuk test sebagai PPIH ..(Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) tahun 2011
Subhanalloh..., Alhamdulillah... dan saya lulus untuk bertugas di Jeddah
JEDDAH : Kota ini penuh dengan patung-patung berukuran besar dan moderen yang karya seniman hebat seperti Henry Moore dan Joan Miro, wilayah ini tampaknya merupakan galeri terbuka paling besar di dunia.Add caption