Dengan maksud menyimpan sejarah sedikit demi sedikit untuk melawan lupa dihari esok, tentang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014
Kenapa saya menulis tentang Pemilu?, karena Pemilu tahun 2014 ini adalah yang paling unik dan berkesan dan sangat bersejarah yang patut diabadikan, yang sangat melibatkan energi dan emosi seluruh rakyat Indonesia, semua angkat suara dan argumen di sosial media, saling menjelekkan saling sanjung, puja dan puji bahkan mendewakan jagoannya.
Tulisan ini berbentuk klipping atau diambil dari media yang saya tempel di blog ini satu persatu chekidot:
Saya mulai dengan menampilkan masing-masing sosok calon Presiden yaitu
Bapak Jokowi:
10 June 2014

Berapa
banyak orang yang terkesima dengan Jokowi? Pasti itu yang ada di
pikiranmu saat mendengar mantan Walikota Solo yang sekarang diangkat
sebagai calon presiden Indonesia ini. Banyaknya partai yang ada di
negara ini menjadikan banyak orang pula yang berlomba-lomba untuk
mendapatkan kedudukan, kekuasaan, dan kekayaan.
Hal itu tentu
menjadikan masyarakat enggan untuk percaya kepada pemerintahan, terlebih
lagi melihat banyaknya kasus korupsi yang telah dilakukan oleh para
petinggi partai di Indonesia. Hal ini tidak urung membuat rasa putus asa
pun mencuat ke permukaan dan membuat masyarakat bersikap acuk tak acuh
terhadap sistem pemerintahan.
Namun, sosok Jokowi seolah-olah
datang tak diduga dan membawa masyarakat pada kembalinya kehidupan
politik yang kukur dan bersih. Tiga hal yang dipandang rakyat sebagai
sikap yang baik dan membuat mereka terkesima atas sosok Jokowi itu
adalah :
Dinilai Tak Punya Dosa Politik Masa Lalu
Dosa
politik di masa lalu merupakan salah satu alasan yang membuat seorang
politisi tidak dipercaya lagi oleh rakyatnya. Nah, Jokowi yang dari awal
sudah memperoleh sorotan baik dari publik ini sepertinya tidak punya
dosa masa lalu yang dianggap bisa mencoreng kepercayaan masyarakat untuk
memilihnya sebagai seorang pemimpin.
Merangkak dari Bawah
Tokoh
politik yang tampl merangkak dari bawah bersama kalangan rakyat dari
berbagai golongan tentu akan lebih menyita perhatian publik. Hal ini
pula yang dilakukan oleh Jokowi, terutama setelah menjabat sebagai
Gubernur DKI Jakarta dengan jargon “blusukan”-nya.
Petugas Rakyat
Petugas
partai dan petugas rakyat menjadi dua hal yang berbeda karena di satu
sisi, petugas partai hanya akan melakukan apa yang menjadi kepentingan
partai dan dirinya sedangkan petugas rakyat adalah pemimpin yang
melakukan hal demi kepentingan rakyat atau publik.
09 June 2014
Menjadi
seorang politisi, artinya seseorang sudah siap untuk dikenal oleh
publik. Baik itu dikenal karena keunggulannya maupun karena hal lain di
luar kontribusinya sebagai bagian dari publik tersebut. Nah, begitu juga
dengan Jokowi yang terkenal karena kesederhanaan dan kontribusinya
terhadap masyarakat. Tidak heran pula jika kemudian ia menjadi lebih
terkenal lagi setelah dicalonkan sebagai Calon Presiden RI.
Tidak
tanggung-tanggung, calon presiden yang digadang-gadang mampu memberikan
perubahan pada negeri ini juga dikenal sampai ke luar negeri. Hal apa
sih yang membuat Jokowi mengguncang dunia ini?
Nge”Rock”
Jokowi
merupakan seorang politisi yang tidak menampilkan diri sebagai sosok
petinggi sehingga ia bisa tampil nge”rock” dengan cara blusukan,
merakyat, dan tentu saja punya lelucon yang bisa bikin orang tertawa.
Bahkan Jokowi juga mengakui bahwa ada hubungan yang erat antara “Metal”
dan dirinya. Kesukaannya terhadap musik juga membuat banyak musisi
bersimpati kepadanya.
Punya Visi dan Misi untuk Rakyat
Visi
dan misi yang diungkapkan oleh Jokowi merupakan salah satu langkah awal
untuk melakukan perubahan bagi negeri ini. Berbagai usaha dilakukan
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga Jakarta, untuk bisa
menjadi masyarakat yang makmur. Sandang, pangan, dan papan menjadi
salah satu faktor yang sangat diperhatikan oleh Jokowi.
Transparan
Bagi
Jokowi, transparasi merupakan salah satu faktor penting yang
berpengaruh terhadap perubahan yang baik bagi bangsa ini sehingga warga
bisa percaya terhadap pemerintah, dan korupsi pun bisa dienyahkan dari
sistem pemerintahan negara ini.
Sederhana
Siapa pun
pemimpinnya, jika ia memiliki kesederhanaan, maka akan banyak orang yang
bersimpati padanya. Tidak heran jika kesederhanaan Jokowi juga mampu
menyita perhatian masyarakat luar mengenai posisinya sebagai petinggi
yang merakyat.
https://www.youtube.com/watch?v=Ke4CDxcqork
04 June 2014
Dalam
sebuah sistem pemerintahan, setiap aspek tentu akan sangat berhubungan
dengan aspek lainnya. Bahkan ada juga aspek yang mau tidak mau
bergantung pada aspek lainnya pula.
Misalnya saja, sistem
infrastruktur yang harus selalu disesuaikan dengan kepentingan rakyat
dalam membangun suatu bidang kehidupan. Seperti halnya pembangunan tol
laut yang menjadi bagian dari visi dan misi infrastruktur Jokowi. Bagi
Jokowi, negara ini adalah negara maritim yang memang sudah seyogyanya
memiliki akses perhubungan yang baik di lautan, bukan hanya di darat
saja.
Apa sajakah hal lain yang berhubungan dengan visi misi
tersebut dan bagaimana Jokowi memandang sistem pertanian, sistem
kelautan, sistem perdagangan, dan infrastruktur menjadi satu kesatuan
yang memang harus dipertimbangkan secara matang? Simak di sini :
https://www.youtube.com/watch?v=ZDhqCjDEx9s#t=270
Pure
Aquarian yang satu ini bakal bikin kamu terkejut kalau ngobrol. Di satu
sisi, kamu bisa lihat dia sebagai sosok yang genius karena sering
menemukan ide brilian saat melamun. Tapi di sisi lain, kamu juga bakal
lihat dia sebagai sosok idiot yang bikin kamu ketawa.